Penemu OS Android
Profil dan Biografi Andy Rubin. Ia lahir
pada tanggal 22 Juni 1946 di New Bedford, Amerika Serikat. Dia dikenal sebagai Penemu dari Android
OS yang merupakan sistem
operasi yang banyak digunakan di smartphone saat ini. Sejak kecil, Rubin sudah terbiasa
melihat banyak gadget baru. Ini karena ayahnya, seorang psikolog yang banting
setir ke bisnis direct marketing, menyimpan produk elektronik yang akan
dijualnya di kamar Rubin. Ia memiliki minat besar pada segala hal yang berbau
robot. Di Carl Zeiss A.G., tempat pertama kali ia bekerja setelah lulus kuliah,
Rubin ditempatkan di sebuah divisi robotika, tepatnya pada komunikasi digital
antara jaringan dengan perangkat pengukuran dan manufaktur. Setelah dari Carl
Zeiss, ia sempat bekerja di bidang robot di sebuah perusahaan di Swiss.
Munculnya
Sistem Operasi Android buatan Andy Rubin
Pada awal tahun 2002, Rubin sempat memberikan sebuah kuliah di Stanford
mengenai pengembangan Sidekick. Karena, meski penjualan Sidekick di pasaran tak
meledak, perangkat itu dinilai cukup baik dari sisi engineering. Sebuah
kebetulan bahwa Larry Page
dan Sergey Brin,
pendiri Google, ikut hadir dalam kuliah tersebut. Selepas kuliah, Page menemui
Rubin untuk melihat Sidekick dari dekat. Rupanya, Page melihat, perangkat itu
menggunakan search engine Google. “Keren,” ujar Page. Ini adalah sebuah titik
tolak bagi Page untuk sebuah ide yang dalam beberapa tahun kemudian akan
terwujud, sebuah ponsel Google. Kurang lebih dua tahun setelah itu, Rubin telah
meninggalkan Danger dan mencoba melakukan hal-hal baru. Termasuk di antaranya
mencoba memasuki bisnis kamera digital sebelum akhirnya ia mendirikan Android.
Rubin menginkubasi Android saat ia
menjadi enterpreneur-in-residence bersama perusahaan modal ventura Redpoint
Ventures di 2004. “Android berawal dari satu ide sederhana, sediakan platform
mobile yang tangguh dan terbuka sehingga bisa mendorong inovasi lebih cepat
demi keuntungan pelanggan,” ujar Rubin. Pada Juli 2005, 22 bulan setelah
Android berdiri, perusahaan itu ditelan oleh raksasa Google. Rubin pun memilih
untuk bergabung dengan Google. Ketika membeli Android Inc., Google tidak
menyebutkan dengan rinci berapa harga yang dibayarkan dan apa yang ingin
dilakukannya dengan perusahaan itu. Bahkan, Google menyebut pembelian itu
sebagai akuisisi terhadap sumber daya manusia dan teknologinya saja. Selain
Andy Rubin, Google memang meraup banyak orang-orang brilian dari Android. Ini
termasuk Andy McFadden (pengembang WebTV bersama Rubin, dan juga pengembang
Moxi Digital); Richard Miner (mantan Vice President di perusahaan
telekomunikasi Orange); serta Chris White (pendiri Android dan perancang
tampilan serta interface WebTV).
Bersama Google, Android diberi kekuatan ekstra. Perusahaan asal Mountain View, California itu kemudian membentuk Open Handset Alliance untuk mengembangkan perangkat bagi Android.
"Google tak bisa melakukan
segalanya. dan kami tidak perlu itu. Itulah mengapa kami membentuk Open Handset
Alliance dengan lebih dari 34 rekanan. ujar
Rubin."
Perangkat
Android yang hadir pasaran memang bukan buatan
Google. Petarung kelas berat Android termasuk Motorola, Samsung, dan HTC
masing-masing melemparkan ponsel Android andalan mereka ke pasaran. Di AS,
Motorola Droid jadi salah satu senjata Verizon Wireless melawan AT&T dengan
iPhone-nya. Sedangkan Nexus One, ponsel Android Google buatan HTC, hadir tanpa
“ikatan dinas” pada satu operator tertentu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar